JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan resmi ke Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/10).
Pertemuan dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan kolaborasi kelembagaan antara Polri dan Kejaksaan dalam mewujudkan keadilan hukum bagi masyarakat.
“Insyaallah dengan silaturahmi pada pagi hari ini bisa menjalin hubungan yang lebih baik, lebih kolaboratif sehingga apa yang diharapkan oleh masyarakat mewujudkan sebuah keadilan di Indonesia ini bisa terwujud,” ujar Kapolri
Jenderal Suyudi menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan dapat terjaga dengan baik, tidak hanya di tingkat pusat, melainkan merata hingga ke tingkat daerah di seluruh Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan lembaga penegak hukum ini mendiskusikan peran krusial antara penyidik kepolisian dan penuntut umum yang tidak dapat dipisahkan. Selain menyelaraskan proses hukum, agenda penting lainnya yang dibahas adalah strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini melanda beberapa wilayah di Indonesia.
Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, menyambut baik langkah koordinasi ini. Ia menegaskan bahwa kualitas dari sebuah putusan hukum yang adil sangat ditentukan oleh proses awal di tingkat kepolisian.
“Kami selalu mengatakan, hasil penyidikan yang bagus akan menghasilkan penuntutan yang bagus, hasil penuntutan yang bagus akan menghasilkan putusan yang bagus. Dan ini adalah untuk keadilan masyarakat,” tukas Jaksa Agung Burhanuddin.
Dalam pertemuan ini, Kapolri didampingi oleh Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, Kabareskrim Komjen Pol. Asep Safrudin, Kadiv Propam Irjen Pol. Nazly Harahap, Kakortas Tipidkor Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi
Sedangkan Jaksa Agung didampingi oleh Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana, JAM Pidum Leonard Eben Ezer, JAM Pidsus Kuntadi, Kabadiklat Kejagung Harli Siregar, Kepala BPA Patris.
Melalui pertemuan ini, kedua lembaga berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi intensif demi menciptakan penegakan hukum yang transparan, efektif, dan akuntabel di tanah air.(Amri)

