Surabaya – Kesigapan aparat kepolisian kembali membuahkan hasil dalam pengamanan pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang yang bertepatan dengan peringatan Anniversary Persebaya, Minggu (19/72026) sore di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Tiga suporter Persebaya berhasil diamankan setelah kedapatan berupaya menyelundupkan flare dengan cara menyembunyikannya di dalam bungkus nasi.

Pengamanan di Gate 11 dipimpin langsung oleh Kapolsek Simokerto, Polrestabes Surabaya Kompol Zainur Rofik, S.H., bersama personel gabungan Polres Tuban.

Pemeriksaan dilakukan secara ketat terhadap setiap suporter yang memasuki area stadion guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang.

Berkat ketelitian petugas, tiga suporter diketahui membawa flare yang disamarkan di dalam bungkus nasi. Modus tersebut berhasil diungkap saat pemeriksaan barang bawaan di pintu masuk stadion gate 11.

Ketiga suporter kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu, barang bukti berupa flare turut diamankan oleh petugas.

Kompol Zainur Rofik. S.H. menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Seluruh personel diinstruksikan untuk melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap setiap penonton yang memasuki stadion.

“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan pertandingan berlangsung tertib, aman, dan kondusif,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti profesionalisme aparat kepolisian dalam mencegah masuknya barang-barang yang berpotensi membahayakan keselamatan penonton maupun mengganggu jalannya pertandingan.

Polisi juga mengimbau seluruh suporter agar mendukung tim kebanggaannya secara sportif, menaati seluruh peraturan yang berlaku, serta tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion.(Ham)